BeritaTerkini

Eksistensi Koperasi Dalam Menghadapi Generasi Emas Di 2045″.

23Views

PASURUAN, Siaranpublik.com

Koperasi harus memiliki garis-garis besar haluan koperasi (GBHK) semacam GBHN di pemerintah Indonesia era Suharto. GBHK berisi rencana sasaran pembangunan koperasi kedepan. Dibagi dalam tahapan waktu. Satu tahapan bisa satu tahun, dua tahun bahkan lima tahunan.

Demikian yang dikatakan nara sumber, Nico Tresno Prahoro, SP, dalam Seminar Koperasi STKIP-STIT PGRI Pasuruan.  Tema “Eksistensi Koperasi Dalam Menghadapi Generasi Emas Di 2045”. Digelar di aula STKIP-STIT Kota Pasuruan, Sabtu (07/09/19).

Lebih lanjut Nico menuturkan, dengan adanya GBHK, siapapun pengurusnya tidak jadi soal. Karena sudah memiliki panduan rencana kegiatan yang sudah disusun dalam GBHK tersebut. “Dengan GBHK, sudah menjadi jawaban beberapa permasalahan klasik yang dihadapi koperasi. Terutama dalam regenerasi pengurus, ” jelasnya.

Satu lagi obat mujarab untuk koperasi yang mengalami penurunan kwalitas. Yaitu penguatan jati diri sebagai insan Koperasi. Banyak Koperasi dikendalikan orang yang tidak paham koperasi. Itu disebabkan jati dirinya sebagai insan Koperasi masih mentah.

Idealnya, sebelum menjadi anggota maupun pengurus koperasi, harus mengikuti dulu pendalaman jati diri. Semacam bimbingan tehnik (Bimtek) koperasi. “Mayarakat awam tahunya koperasi tempat utang-utangan dan tempat menjual perangko, amplop dan alat tulis. Inilah pandangan yang harus dirubah. Bahwa koperasi sebuah kekuatan ekonomi kerakyatan yang mampu mensejahterakan anggotanya,”ujarnya.

Dia memberi gambaran, sebuah perusahaan asuransi terbesar di Eropa Alian, saham terbanyaknya justru dimiliki koperasi. Juga perusahaan otomotif Mercedez Ben, saham terbesar juga dimiliki koperasi. “Jangan ber pandangan sempit terhadap koperasi. Karena di dunia maju koperasi justru bisa ambil peranan dalam kemajuan ekonomi sebuah negara. Saya berharap koperasi mahasiswa (Kopma) STKIP-STIT di era generasi emas tahun 2045 sudah go internasional, “harap Ketua UMKM Jawa Timur ini.

Sebelumnya Nico memberikan wawasan terkait perkembangan perekonomian dunia. Menurutnya, kemajuan pesat ekonomi dunia dimulai dijaman mesin uap yang mampu merubah dunia berkembang sangat pesat, disebut dengan era 1.0. Kemudian, masuk era 2.0 ditandai dengan ditemukan listrik. Era ini juga membuat kemajuan teknologi mesin-mesin industri menjadi semakin cepat. Masuk di era 3.0 ditemukannya micro chips yang mampu merubah dunia menjadi digital. Terakhir, era 4.0, jaman robot yang terkoneksi dengan internet. Lahirlah tehnologi IT yang namanya Android. Dengan tehnologi android, merubah konsep perdagangan yang lebih mudah, cepat dan bisa dilakukan dimana saja.

“Di era 4.0, harus anda tapaki dengan mendalami dan meresapi jari diri insan koperasi. Buat GBHK sebagai target dan kembangkan kreatifitas dan inovasi, “pesan mantan Bawaslu kota Pasuruan, kepada peserta seminar yang hadir dari mahasiswa, pengurus dan anggota koperasi STKIP-STIT serta masyarakat umum.

wartawan : mulyo prabowo

editor.         : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply