BeritaPolitikTerkini

Uang Jasa Pengabdian Anggota DPRD Kota Pasuruan 2014-2019 Belum Dibayar

23Views

PASURUAN, Siaranpublik.com

Sudah lima hari purna tugas, uang jasa pengabdian anggota DPRD Kota Pasuruan periode 2014-2019 belum juga cair. Hal tersebut disesalkan Zaenal salah seorang anggota dewan purna tugas. Menurutnya uang jasa pengabdian tersebut adalah hak yang harus diberikan ketika anggota dewan dinyatakan habis masa baktinya.

Dia menuding, tidak cairnya uang tersebut dikaitkan dengan pengembalian lap top. “Apa dasarnya sekretariat dewan tidak mencairkan uang jasa pengabdian sebelum lap top dikembalikan. Bukankah sudah jelas di PP No 24 Tahun 2004 pasal 23 disebutkan, pembayaran uang jasa pengabdian dilakukan setelah yang bersangkutan dinyatakan diberhentikan secara hormat sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, “tegasnya.

Sekretaris DPRD Kota Pasuruan, H. Raden murahanto membenarkan kalau uang jasa pengabdian tersebut belum cair. Hal itu disebabkan karena alat kelengkapan dewan (AKD) belum terbentuk. “Rencananya besok ( Kamis, 05/09) ada rapat pembahasan AKD. Mudah-mudahan selesai dalam sehari besok, agar pencairan uang jasa pengabdian bisa dicairkan, “ucapnya.

Dia menambahkan, terkait dengan laptop, barang aset daerah pemkot tersebut wajib dikembalikan oleh semua anggota purna tugas . Memang masih ada beberapa anggota purna tugas yang belum mengembalikannya. Namun jumlahnya tinggal empat orang (Rabu 04/09). Dan itu akan terus diminta. “Kami akan terus memintanya, sampai kapanpun. Kalau hal ini ada yang mengaitkan dengan pencairan uang jasa pengabdian, itu kurang tepat, “tegasnya.

Uang jasa pengabdian anggota purna tugas DPRD Kota Pasuruan sebesar, 6 bulan uang representasi. Uang representasi sebesar Rp 2,1 juta per bulan. Jadi setelah dipotong pajak sebesar 15% masing-masing anggota menerima Rp 10,71 juta. Itu bagi anggota dengan masa kerja lima tahun penuh. Beda lagi dengan anggota pengganti antar waktu. Dihitung masa tugasnya.

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply