BeritaTerkini

Pelantikan DPRD Kota Pasurian Disambut Demo Mahasiswa dan POSPERA

52Views

PASURUAN, Siaranpublik.com

Pelantikan DPRD Kota Pasuruan periode 2019 – 2024, Jumat (31/8/2019) disambut demo.  Aksi dilakukan oleh para aktivis dan warga yang tergabung dalam POSPERA (Posko Perjuangan Rakyat) Kota Pasuruan. Mereka menyampaikan 10 tuntutan.

Inti pesan moral bagi para wakil rakyat baru terpilih itu,  haruslah menjunjung tinggi profesi dan memahami secara profesional kewenangann yang diberikan oleh rakyat.  Yaitu,  menyusun APBD, Membuat Peraturan Daerah dan Melaksanakan fungsi Pengawasan secara benar dan bertanggung jawab.

H.  Roem Latief,  dalam orasinya yang bergantian dengan Prayitno memaparkan 10 tuntutan POSPERA.  Yaitu,  mendorong anggota DPRD Kota Pasuruan untuk bersikap profesional dalam menjalankan tugas dan kewenangannya,  menjaga kehormatan, menjaga wibawa dengan menjunjung tinggi harkat martabat dan kode etik dewan,  minta kepada dewan untuk tidak memanfaatkan kedudukannya untuk memperoleh proyek.

Dalam aksinya, mereka membentangkan spanduk dan poster yang beiri nada protes.  Aksi mereka mendapatkan penjagaan ketat dari petugas Sabhara Polresta Pasuruan dan TNI. Para pendemo sempat merangsek hendak menggelar demo di depan Kantor DPRD Kota Pasuruan,  Jl Balai Kota.  Tapi mereka dihalau dan hanya bisa demo di selatan kantor dewan, tepatnya depan Bank BNI 46.

Aki berjalan damai dan landai.  Para pendemo hanya berorasi secara bergantian. Ada H.  Roem Latif, M.  Lukman. Suprayitno,  dan lainnya.  Hingga berita ini diunggah pukul 14.45, aksi dari PASPORA beehenti.

Menyusul berikutnya,  datang rombongan pendemo dari sekelompok mahasiswa. Puluhan orang mengenakan jaket almamater biru.  Sempat berorasi,  namun hanya dalam hitungan menit sudah terhenti. Mereka hanya membentangkan poster. Mereka dihalau petugas.  Akhirnya mereka felar spanduk kira-kira 200 meter dari gedung dewan.

 

 

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply