BeritaPolitikTerkini

PKS Kota Pasuruan Gelar Silaturahmi dan Pemberian Penghargaan Ke Calegnya

25Views

PASURUAN, Siaranpublik.com

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Pasuruan menggelar acara silahturahmi struktur DPD PKS Kota Pasuruan, Sabtu (06/07) malam, di salah satu rumah makan di Kota Pasuruan. Inti acara adalah pemberian penghargaan kepada seluruh caleg. sebagai tanda penghargaan untuk caleg PKS yang telah berjuang meraup suara di pileg17 April lalu.

Partai, memberikan Piagam Penghargaan Sebagai Calon Anggota Legeslatif PKS Kota Pasuruan di Pemilu 2019. Dibuka oleh Imam Joko mewakili Ketua DPD PKS Kota Pasuruan, Drh. Ismu Hardiyanto yang tidak bisa hadir karena sakit. Dalam sambutan singkatnya, Joko mengisyaratkan silahturahmi politik dengan partai-partai sahabat.

“Ke depan semua elemen harus bisa memberi kontribusi yang baik ke Kota Pasuruan. Dan silahturahmi ini mudah- mudahan akan menjalin hubungan agar dapat melahirkan pemimpin daerah ini di masa depan, ” ucap Joko di hadapan tamu undangan.

Dalam acara ini hadir petinggi parpol se Kota Pasuruan. Seperti H. Ismail (PKB), Junaedi (PKB), Zubaidi (Gerindra), Farid Misbach (Hanura), Helmi (PAN), Gus Awik (PPP) dan Ikhsan (Nasdem). Hanya, Perwakilan dari Partai Golkar dan PDIP tidak tampak hadir. Selain politisi, panitia juga mengundang tokoh masyarakat dan pengusaha. Seperti, H. Anshori seorang tokoh masyarakat dan H. Rusman A. seorang pengusaha muda.

Dengan Teks line “Seduluran Sak Lawase”. Dari sini semakin jelas mengisyaratkan silaturahmi politik sebuah langka awal membangun lobi politik. Seperti disampaikan oleh Heru Winarno, anggota DPP partai PKS dalam orasi politiknya mengatakan, diantara tamu yang hadir adakah tertarik melamar PKS atau jangan-jangan PKS yang akan melamarnya.

“Kami bersyukur pada Allah, undangan partai sahabat hadir semua. Mudah-mudahan ini akan terjadi simistri,” harap Heru Winarno.

Salah satu kader PKS, Suci Mahardhika menerangkan makna dari teks line “Seduluran Selawase”. Menurutnya kalimat ini mengandung arti persaudaraan atau kebersamaan tidak hanya saat berjuang mendulang suara partai. Tapi setelah semuanya usai, ada yang jadi dan tidak jadi legislator, kebersamaan harus terus dijaga.

wartawan : mulyo prabowo

editor.         : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply