BeritaBirokrasiTerkini

Daya Serap Anggaran Pemkot Pasuruan Rendah, Silpa Berpotensi Kian Membesar

67Views

PASURUAN, Siaranpublik.com

Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo menyampaikan Pengantar Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (PNKRPD) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Kota Pasuruan Tahun Anggaran 2018 dalam rapat Paripurna l, Selasa (18/06/2019).

Dalam PNKRPD tersebut tersaji gambaran realisasi Anggaran Pendapatan, Belanja maupun Pembiayaan. Dari sisi pendapatan terealisasi sebesar Rp 903,2 Milyar atau 104,99% dari rencana sebesar Rp 860,3 Milyar. Realisasi diatas target tersebut salah satu penyumbangnya adalah penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 153 Milyar atau terealisasi 105,41% dari rencana sebesar Rp 145 Milyar.

Dari sisi belanja, realisasi total belanja daerah sebesar Rp 809,4 Milyar atau terealisasi hanya 80,43% dari rencana sebesar Rp 1,006 Triliun . Angka ini menggambarkan, daya serap anggaran pemerintah masih rendah. Dan hal ini berpotensi memperbesar Silpa (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran).

Dalam kesempatan ini Teno (sapaan akrab Raharto Teno Prasetyo) menyinggung soal penilaian BPK atas pengelolaan keuangan daerah dengan Opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Menurutnya, dengan Opini WDP, laporan keuangan daerah Kota Pasuruan tahun 2018 telah disajikan secara wajar namun terdapat sejumlah bagian tertentu yang menjadi pengecualian. “Semoga hal ini kita jadikan motivasi untuk meningkatkan transparasi dan akuntabilitas kinerja kita menjadi lebih baik lagi di tahun mendatang, ” ucap Teno di hadapan peserta sidang (anggota dewan).

Pimpinan sidang, Pranoto, menerima Pengantar Nota Keuangan tersebut dan akan dibahas lebih mendalam lagi oleh komisi di DPRD. Sidang Paripurna 2 akan digelar hari Selasa pekan depan (2 Juli 2019) dengan agenda Pandangan Umum Fraksi.

wartawan : mulyo prabowo

editor.          : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply