BeritaBirokrasiTerkini

Apel Bersama Dan Hahal Bihalal Wakil Walikota Pasuruan Dengan ASN

23Views

PASURUAN, Siaranpublik.com

Setelah cuti bersama lebaran 1440 Hijriah / 2019 berakhir, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan  Senin (10/6/2019), kembali masuk kerja. Di hari pertama ini, didahului dengan Apel Bersama dilanjutkan dengan Halal Bi Halal antara Wakil Walikota Pasuruan dengan Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tidak seperti hari biasanya,  Apel Bersama dipusatkan di halaman Gelanggang Olahraga (GOR) Untung Surapati. Apel dipimpin langsung oleh Wakil Walikota beserta Ibu, Sekretaris Daerah beserta Ibu, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, Lurah, dan para Kepala Sekolah.

Wakil Walikota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo, ST, mengatakan sebagai pribadi maupun atas nama  Pemerintah Kota Pasuruan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, Minal Aidzin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir Bathin. Dalam halal bi halal ini Wawali dan ASN saling bersalaman atau berjabat tangan.

“Agar terhapus segala noda dan dosa serta sebagai penyempurnaan pelaksanaan ibadah puasa kita, hendaklah dalam Hari Raya Idul Fitri ini kita gunakan kesempatan untuk berhalal bi halal, bersilaturahmi, mengunjungi kerabat dan handai taulan untuk meminta dan memberi maaf,” ujar Wakil Walikota.

Lebih lanjut dikatakan, Ramadhan bulan penuh ampunan, Syawal bulan peningkatan amal dan Idul Fitri kembali fitrah. “Mudah-mudahan kita mampu mengisi dan memanfaatkan sisa hidup kita ini dengan sebaik-baiknya. Semoga semua amal baik dan semua ibadah kita pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT dan segala khilaf dan dosa mendapat maghfiroh dan ampunan dari Allah SWT,” tutur Teno.

Perlu diketahui, berdasarkan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, dalam rangka penegakan disiplin Aparatur Negara, jika hari pertama ASN setelah cuti lebaran tidak masuk kerja maka ASN kena sanksi. Diharapkan kepada Badan Kepegawaian Daerah Kota Pasuruan untuk mendata ASN yang tidak masuk, setelah itu harus dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (zaelani)

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply