BeritaTerkini

Diclurit Tetangganya, Dua Pria Warga Rebono Terkapar Mandi Darah

38Views

PASURUAN, Siaranpublik.com

Tragis menimpa Sahrowi (33) dan Soleh (30) penduduk Desa Rebono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Jumat (9/6/2019) sekira pukul 18.30, dua pria yang masih bersaudara ini terkapar dan bersimbah darah setelah dibacok oleh tetangganya sendiri.

Apa motif pembacokan itu masih dalam penyelidikan petugas Polsek Wonorejo. Kini kedua korban masih dirawat di RSSA Malang.  Sebelumnya sempat mendapat perawatan di RSUD Bangil. Sahrowi dan Soleh mengalami luka robek di bagian kepala, dada, pundak dan lengan.

Kapolsek Wonorejo, AKP I Made Jayantara, SH, mengaku sudah mengantongi nama pelakunya. Kata Kapolsek, pelaku percuma melarikan diri. Lebih baik menyerahkan diri saja. Lanjut Kapolsek, pihaknya sudah membentuk tim pemburu yang hingga kini mengejar pelaku.

Ditanya soal motif pembacokan itu, Kapolsek menuturkan, jika sedang dalam pendalamannya. Kapolsek minta agar wartawan menunggu hasil pengungangkapannya dan penangkapan pelakunya.

Cerita singkatnya, Sahroni dan Soleh pada Jumat sore tadi tiba-tiba dibacok oleh tetangganya sendiri. Menurut informasi, kedua korban dengan tetangganya ini pernah berselisih. Soal apa, tidak ada tetangga yang tahu. Yang jelas selisih paham itu terjadi sejak puasa kemarin dan berlanjut hingga Jumat tadi.

Sekitar pukul 18.30, kedua korban mendatangi rumah terduga pelaku untuk menjelaskan permasalahannya. Kedua korban meyakini tidak akan terjadi apa-apa, karena masih dalam suasana lebaran. Ternyata dugaan korban meleset. Pelaku masih menaruh dendam kesumat.

Pelaku dengan clurit di tangan disabetkan ke arah kedua korban.  Korbanpun berusaha menangkis dan mengelak. Tapi sia-sia.  Sabetan clurit  yang sempat ditangkis, merobekkan lengannya. Darah segar pun muncrat dari lukanya.  Melihat darah itu, pelaku tambah kalap.

Sabetan berikutnya mengena bagian dada, kepala dan pundak.  Beruntung korban bisa melarikan diri dan selamat dari amukan pelaku. Berkat bantuan tetangganya, kedua korban yang bermandikan darah dilarikan ke RSUD Bangil.

Sementara pelaku yang takut dimassa, langsung melarikan diri sambil menenteng culit yang penuh darah. Sedang petugas yang dilapori warga, saat itu juga gelar olah TKP.  Hingga kini pelaku masih dalam pengejaran petugas. (zaelani)

 

 

 

 

 

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply