BeritaTerkini

Ugal-ugalan, Bus Kuning Pasuruan – Mojokerto Terguling, 1 Tewas, 3 Luka

71Views

PASURUAN,Siaranpublikcom

Seorang tewas dan 4 lainnya luka dalam kecelakaan Bus Kuning Jurusan Mojokerto – Pasuruan di jalur blackspot (jalur tengkorak) di jalan raya Surabaya – Banyuwangi di Dusun Pandelegan, Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Selasa sore (28/5), sekitar pukul 17:00Wib.

Bus mini warna kuning ini dikenal ugal-ugalan di jalan.  Bus naas ini disopiri  Saiful melaju dari Pasuruan ke arah Mojokerto dengan kecepatan tinggi. Sampai di lokasi, bus harus menghindari mobil pick up yang melintas. Tak mengusai kemudi, sehingga kecelakaan pun tak dapat dihindarkan.

“Kendaraan yang mengalami laka yakni mini bus antar kota Mojokerto-Pasuruan Nopol S 7196 UN yang dikemudikan oleh Saiful Anwar(49) warga Dusun Penilih, Desa Mojokarang, Kecamatan Dlanggu, Kab.Mojokerto,” jelas Iptu Marti Kanit Laka Lantas Polres Pasuruan.

Kata Marti,  bus melaju dari arah timur ke barat, sesampai di TKP bus mendahului mobil pick-up dari sebelah kiri. Diduga kuat sopir tidak dapat menguasai laju busnya, bus oleng ke kanan kemudian menabrak median jalan. Dari kejadian diketahui ada empat korban luka-luka dan tiga penumpang bus dan kernet bus.

Yakni, Hj. Susianah (45) alamat Perum Candi Pari-Kab. Sidoarjo mengalami patah kedua kaki, kepala memar dan hidung mengeluarkan darah. Kemudian Suprayogi (27) warga Desa Dadapan, Kecamatan Ngrogot, Kabupaten Nganjuk luka kaki kiri robek dan tangan kanan lecet, Anggar Purwitasari (50) asal Dusun Sumberejo, Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, luka pada kepala, kaki kiri lecet dan Slamet Supriyadi (51) kernet warga Desa Pakuwon, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto luka pada pelipis kanan robek dan tangan kanan lecet.

“Seluruh korban luka kami bawa ke UGD RSUD Bangil, untuk mendapatkan perawatan medis. Namun sekitar pukul 19:30 Wib, salah satu korban luka yakni Hj. Susianah oleh petugas medis UGD RSUD Bangil dinyatakan meninggal dunia,” ungkap Iptu Marti.

Ditambahkan, saat ini petugas masih melakukan keterangan dari para korban dan saksi, serta melakukan olah TKP.  “Sopir bus telah kami amankan di Mapolres Pasuruan untuk penyidikan lebih lanjut,” pungkas perwira Polwan dengan dua balok dipundaknya.

 

Saat evakuasi para korban dan bangkai bus kuning, arus lalu lintas di sekitar TKP mengalami kemacetan panjang. Namun selang satu jam kemudian arus lalu lintas kembali normal.

wrtawan : sasmita

editor.        : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply