BeritaTerkini

Aliran Listrik Belum Terpasang, Warga Wonokoyo Lereng Bromo Marah

58Views

PASURUAN, Siaranpublik.com

Sidikitnya 60 KK (Kepala Keluarga) di Dusun Wonokoyo, Desa Sedaeng,  Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, harapannya untuk menikmati listrik hanya tinggal angan-angan belaka. Betapa tidak. Sudah bertahun-tahun menunggu pemasangan alat meter di rumahnya hingga kini tak terpasang.

Padahal warga sudah membayar biaya pemasangannya kepada pihak CV. Dari total biaya pemasangan sebesar Rp 1,6 juta, rata-rata warga telah membayar Rp 800 ribu sampai Rp 1 juta. Semua pembayaran telah berkuitansi.  Bahkan antara warga dengan CV pun sudah membuat surat kesepakatan bersama.

Salah satu kesepakatannya, bila sudah membayar separuh biaya maka alat meter akan dipasang. “Nyatanya sudah kami tunggu bertahun-tahun tidak terpasang. Kami sudah laporkan ke Pak Camat dan Pak Lurah. Tapi sepertinya tidak pernah ada tanggapan, ” kata salah satu warga sambil menunjuk kabel oloran listrik di rumahnya. Diakui warga, kabel oloran itu panjangnya kurang lebih 3 kilometer.

Masih kata sumber tadi, CV yang menggarap berasal dari Kota Pasuruan. Warga yang berkali-kali menagih janji pemasangan, beberapa bulan lalu dikirimi sekitar 40 tiang beton. Seluruh tiang ini diletakkan di ujung dusun atau di pinggiran hutan. Ada sekitar 4 tiang yang sudah ditancapkan. Sisanya sampai sekarang masih tergeletak di tempatnya.

Karena warga sudah mentok, maka ada rencana warga akan melaporkan masalah ini kepada polisi atau pihak yang berwajib. “Tak pikir toleransi kami sudah cukup, Pak. Kalau sampai lebaran nanti tidak ada kabar beritanya, maka kami akan bersama-sama melaporkan ini kepada Polres Pasuruan atau Polda Jatim. Biar diusut tuntas, ” sahut warga lainnya yang ikut nimbrung bersama wartawan media ini.

Camat Tosari, H.  Abdul Ghoni, mengatakan, kalau masalah ini menjadi tanggung jawab Kepala Desa Sedaeng, Sukardji. Diakui, di Dusun Wonokoyo, memang tidak ada listrik sudah bertahun-tahun Belakangan inisiatif warga, mengolor kabel ke rumah-rumah. Kabelnya cukup panjang.  Camat mengaku tidak paham, mengapa PLN sepertinya tidak mau tahu dengan keadaan ini. Padahal Presiden Jokowi dapat mewujudkan Papua yang medannya jauh lebih sulit dari Dusun Wonokoyo, menjadi terang benderang.

Sementara Kades Sedaeng, Sukardji mengatakan, akan mencari pihak CV untuk menagih janjinya. Jika memang sudah sanggup, Kades minta uang warga supaya dikembalikan. “Saya akan cari dan temui pihak CV.  Saya minta tanggung jawabnya, ” kata Sukardji. (zaelani)

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply