BeritaBirokrasiTerkini

339 Desa Di Pasuruan Belum Serahkan LPJ, DD Rp 361 M Belum Bisa Cair

60Views

PASURUAN,Siaranpublikcom

Sejumlah desa di Kabupaten Pasuruan bakal segera merasakan kucuran DD (Dana Desa). Tahun ini diperkirakan senilai Rp 361 Miliar. Dana sebesar itu dipruntukkan  341 desa. Akan tetapi, anggaran tersebut masih belum dapat dikucurkan dan dicairkan, lantaran pihak pemerintahan desa masih belum memberikan LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban)  desa dan proposal.

“Anggaran tersebut sudah ada. Tetapi  hampir seluruh desa belum membuat dan menyerahkan LPJ-nya. Terus terang saja,  hanya ada dua desa saja yang selesai LPJ-nya, ” jelas Tri Agus, Kepala Bapemas, Senin (16/3/2019).

Di Kabupaten Pasuruan ada 341 desa yang bakal menerima kucuran dana ini. Untuk mendapatkan pencairan dana, setiap desa harus memenuhi beberapa persayaratan yang telah ditentukan. Salah satu syaratnya, adalah harus membuat dan menyerahkan LPJ tahun sebelumnya (2018).

Kata Tri Agus, berharap agar dana desa ini dimanfaatkan secara maksimal untuk pembangunan di desa masing-masing. ‘‘Jadi saya mengharapkan desa-desa yang belum mengusulkan pencarian dana, segera mengajukan permohonan dengan disertai persyaratannya,” ujar Tri Agus.

Dijelaskanya, proses penganggaran DD harus dilakukan sejak awal tahun. Sehingga pencairan bisa segera dilakukan. Kalau pun ada jadwal penganggaran yang tidak sesuai maka hal itu hanya akan berpengaruh pada APBDes Perubahan (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Perubahan).

Dalam proses pencairan DD, masih papar Agus, pencairanya sangat diperlunak. Artinya, pencairan tidak perlu mencantumkan rancangan APBDes-P.  Karena hal tersebut tidak merupakan persyaratan untuk pencairan. Dan seluruh pencairan DD melalui rekening desa masing masing.

Tri Agus meminta kepada desa-desa agar segera melengkapi persayaratan untuk pencairan DD. Sehingga tahapan pembangunan desa segera terlaksana sesuai dengan rencana. ‘’Kami mengharap desa-desa segera melakukan pengajuan pencairan. Tentunya dilengkapi dengan persyaraatan-persyaratan yang sudah ditentukan,’’ harapnya.

Perlu diketahui, Alokasi Dana Desa adalah dana yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten/Kota untuk desa yang bersumber dari bagian dana perimbangan keuangan pusat dan daerah.

Tri Agus berharap, DD yang berasal dari APBN ini dapat terserap dan diperuntukan untuk pembangunan desa. Paling tidak,  ada peningkatan kesejahteraan dan pemerataan pembangunan desa. Terutama, peningkatan pelayanan publik. Tak itu saja,  juga memajukan perekonomian desa, mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa serta memperkuat masyarakat desa sebagai subjek dari pembangunan.

wartawan : sasmita

editor .         : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply