BeritaBirokrasiTerkini

Pemkot Pasuruan Tunjuk KRPL Purworejo, Jadi Titik Pantau Lomba Kota Sehat Nasional

82Views

PASURUAN, Siaranpublik.com

Kelompok Rumah Pangan Lestari (KRPL) Wanita Airlangga 5, dipercaya oleh Pemerintah Kota Pasuruan menjadi titik pantau dalam lomba Kota Sehat tingkat nasional tahun 2019. KRPL milik warga RW V, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan ini, adalah yang paling siap dan paling layak menjadi titik pantau.

Alasan yang paling logis, KRPL ini sudah tiga kali meraih juara. Terakhir kali, meraih juara pertama lomba KRPL Kota Pasuruan. Berada dilahan seluas sekitar 2500 m2, KRPL ini berisi bermacam tanaman pengganti beras. Seperti, singkong, bentul dan jagung. Juga tanaman toga dan sayur mayur. Untuk memenuhi kebutuhan protein hewani, ada budidaya ikan dengan tiga kolam ikan.

Dua kolam menggunakan terpal berisi ikan lele dan satu kolam tanah berisi ikan nila. Ditambah 25 ekor ayam kampung. Untuk memenuhi kebutuhsn pupuk, kelompok ini mengolah kompos sendiri dari kotoran ayam, kambing dan sampah organik. Keberadasn KRPL Wanita Airlangga 5, sangat bermanfaat bagi warga sekitar.

Hasil kebun dan budidanyanya dibantukan pada kegiatan posyandu guna pemenuhan gizi balita. Selain itu, masyarakat sekitar juga bisa memanfaatkan sayur mayur untuk kebutuhan sehari-hari. Jika panen dari budidaya melimpah, akan dijual  dan uangnya untuk kas KRPL.

KRPL berdiri tahun 2016, sering mendapat kunjungan dari siswa sekolah dasar (SD). Siswa belajar mengenali bermacam jenis tanaman dan melihat langsung proses pembuatan pupuk organik. Namun, kegiatan edukasi ini tidak didukung literatur atau buku-buku tentang dunia tanaman.

“Kami ingin mendirikan perpustakaan mini sebagai penunjang fungsi edukasi KRPL kami,” kata Subur, Ketua RW V. Lanjut Subur, di lingkungan KRPL tersebut berada, dirinya sangat mendukung program ketahanan pangan warga. Menurutnya, yang menjadi masalah adalah akses jalan masuk ke lokasi, banyak lobang. Alias jalan rusak.

“Saya berharap pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR Kota Pasuruan, dapat secepatnya mengaspal jalan tersebut,” harapnya. Tidak hanya jalan menuju lokasi yang rusak parah, tapi jalan di lingkunan KRPL juga perlu dipaving. Karena, jika hujan turun, jalan jadi berlumpur.

Menurut Ketua KRPL Wanita Airlangga 5, Ny.  Salamah, harapan warga, KRPL tidak hanya berfungsi sebagai ketahanan pangan dan fungsi edukasi, tapi juga berfungsi sebagai tempat rekreasi lokal yang diharapkan menjadi ikon dan menjadi destinasi wisata agro Kota Pasuruan.

Lurah Purworejo, Dicky Yudho Asmoro, mendukung penuh kegiatan KRPL Wanita Airlangga 5. Ia akan mengupayakan segala sesuatu yang dibutuhkan kelompok ini ke dinas terkait. “Untuk meraih predikat Kota Wistara, yaitu predikat paling tinggi untuk kota sehat, memang tidak mudah. Perlu kerja sama yang solid antar warga, juga dengan pemerintah,” ucap Dicky.

wartawan : mulyo prabowo

editor .         : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply