BeritaBirokrasiPariwisataTerkiniWisata

Semarak, Festival Musik Tradisional, Tabuhan Lesung Dipadu Berbagai Alat Musik

89Views

PASURUAN, Siaranpublik.com

Festifal kolaborasi seni musik tradisional, dalam rangka Hari Jadi Kota Pasuruan ke 333 digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di GOR Untung Surapati, Selasa (12/03/2019). Diikuti 34 peserta perwakilan dari kelurahan se-Kota Pasuruan.

Masing-masing peserta berisi maksimal 15 orang. Membawakan satu lagu wajib yang berjudul ‘Padang Bulan’, dan satu lagu bebas. Alat musik tradisional yang wajib dimainkan adalah lesung. Sebuah alat tumbuk padi tradisional dari kayu utuh, jika dipukul, mengeluarkan nada yang khas.

Lesung ini dipadukan atau dikolaborasikan dengan alat musik lainnya sehingga tercipta suara nada yang harmonis. Setiap peserta, berlomba mengawinkan nada dari lesung dengan alat musik lainnya. Ada yang memadukan dengan alat musik tradisional gamelan. Juga ada yang memadukan dengan alat musik rebana, alat musik bambu, banyak pula yang memadukannya dengan gitar, perkusi dan alat musik lainnya.

Kreasi yang ditampilkan setiap peserta bervariasi. Dukungan masing-masing suporter membuat acara tambah semarak. Penonton sangat terhibur dan betah berjam-jam duduk menikmati tampilan setiap peserta hingga akhir acara.

Acara ini dibuka oleh Plt Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Ir. Siti Zuniaty, MM, mewakiki Wakil Walikota, Raharto Teno Praserto. Dalam petikan sambutan Wakil Walikota yang dibaca oleh Ir. Siti Zuniaty, MM, pemerintah berharap, dengan kegiatam ini akan lahir Pasuruan Kota Wisata Budaya. Karena pemerintah terus berkomitmen mendukung para seniman untuk berkreasi dengan menciptakan karya-karya musik baru.

“Kota Pasuruan memiliki semua syarat berkembangnya seni budaya, tinggal bagaimana kita bisa mengelola dan mengembangkan potensi yang ada untuk kita tampilkan menjadi sebuah karya seni yang berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi, ” tantang Ir. Siti Zuniaty, MM.

Hasil akhir festifal yang diumumkan dewan juri memutuskan, juara pertama diraih peserta dari Kelurahan Krapyakrejo. Juara kedua diraih peserta dari Kelurahan Petahunan dan juara ketuga diraih peserta dari Kelurahan Tapaan. Juara harapan satu dliraih peserta dari Kelurahan Kebonsari. Harapan kedua dan ketiga masing-masing diraih Kelurahan Karangannyar dan Kelurahan Purworejo. Pemenang membawa pulang tropy dan hadiah uang dari panitia.

wartawan : mulyo p.

editor .        : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply