BeritaBirokrasiTerkini

Ratusan Warga Sekargadung Belum Punya WC, Diajukan Lewat Musrenbangkel Tidak Di ACC

64Views

PASURUAN, siaranpublik.com

Program Pemerintah Kota Pasuruan untuk mewujudkan 0 % rumah kumuh, 0 % sanitasi buruk dan air bersih pada APBN 2019 sepertinya tidak mudah. Karena masih banyak warga yang memiliki rumah dengan kondisi memprihatinkan. Masih banyak pula yang tidak memiliki water cocus (WC) dan sebagian besar masih menggunakan air sumur untuk mandi, masak dan cuci.

Misalnya di Kelurahan Sekargadung, Kecamatan Purworejo, masih banyak warganya yang buang air besar (BAB) di kali atau sungai.  Alasannya tidak memliki WC. Informssi dari beberapa warga mengatakan, usulan pembangunan WC sudah pernah disampaikan dalam musrenbangkel, tapi yang ditawarkan pemerintah adalah WC komunal. Artinya, satu lobang untuk beberapa WC.

Usulan tersebut terkendala lahan. Mau memanfaatkan jalan kampung tidak mungkin, karena terlalu sempit. Keseimpulannya, warga keberatan dengan model komunal.

Begitu juga dengan kondisi bangunan rumah warga banyak yang sudah rusak parah karena sudah tua. Rata-rata bangunan tembok. tapi bagian atas, kayu, atap dan genting sudah banyak yang rontok.

Lurah Sekargadung, Nurbit mengatakan, memang benar, di semua RW (rukun warga) selain di perumahan, masih banyak rumah warga yang tidak layak huni. Mungkin jumlahnya lebih dari 100 unit. Sebagian besar yang rusak adalah atap dan lantai rumah. Dan masih banyak yang belum punya WC, karena kebiasaan warga BAB di kali/sungai.

“Masalah rumah tidak layak huni dan pembangunan WC, sudah pernah diusulkan dalam musrenbangkel tahun kemarin (2018). Namun kami hanya medapat jatah kurang dari separoh yang kami usulkan., ” jelas Nurbit.

wartawan : mulyo p.

editor.         : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply