BeritaBirokrasiTerkini

RSUD Bangil Akan Ajukan Penyusunan Raperda Tarif Ke Dewan

131Views

PASURUAN, siaranpublik.com

Melihat saat ini biaya unit cost terus merambat naik, RSUD Bangil, Pasuruan,  berencana melakukan pengajuan untuk merubah retribusi RSUD kepada DPRD.

Perhitungan untuk menetapkan besaran tarif rumah sakit yang berdasarkan komponen biaya satuan (unit cost) masih dikaji di internal RSUD dengan memperhatikan kondisi regional.

RSUD masih akan melakukan penyusunan raperda tarif.  “Pihak kami masih akan melakukan koordinasi dengan beberapa unit untuk menyusun raperda tarif,” ujar Humas RSUD dr. Ghozali.

Tarif rumah sakit di sini merupakan imbalan yang diterima rumah sakit atas jasa baik dari jasa kegiatan pelayanan maupun jasa dari kegiatan non pelayanan.

Ghozali menambahkan, penentuan tarif untuk rumah sakit yang dikelola oleh pemerintah daerah yang telah menerapkan  Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) ditetapkan oleh pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Sedangkan tarif rumah sakit bagi masyarakat yang dijamin oleh program jaminan kesehatan nasional mengacu pada standar tarif yang ditetapkan oleh menteri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Komponen tarif dapat dibedakan menjadi dua, yaitu komponen tarif untuk kegiatan pelayanan dan komponen tarif untuk kegiatan non pelayanan.

Sedangkan tarif untuk kegiatan pelayanan diperhitungkan berdasarkan komponen jasa sarana dan jasa pelayanan pada rawat jalan, rawat inap, dan rawat darurat.

Namun untuk menentukan besaran tarif masih menunggu dan akan melakukan koordinasi ke tiap unit cost, sehingga ada penentuan tarif.  “Pihak kami masih akan mengajukan tentang raperda tarif.  Itu sangat perlu karena kita mengikuti inflasi yang terus naik,” pungkas Ghozali.

wartawan : sasmita

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply