BeritaBirokrasiTerkiniTNI POLRI

Apel Bersama dan Pembinaan Kepala Desa, Guna Optimalkan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa

150Views

PASURUAN, siaranpublik.com

Apel bersama dan pembinaan bagi kepala desa se kabupaten Pasuruan dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan pemerintah desa, Senin (21/1/2019), di Kantor Pemkab Pasuruan.  Hadir Bupati Pasuruan HM. Irsyad Yusuf,   Wakil Bupati KH. Mudjib Imron, Kapolres AKBP Rizal Martomo, Kapolresta AKBP Agus Sudaryatno,  Dandim 0819 Letkol Arh. Burhan F, Kajari, Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan dan Ketua PCNU Bangil.

Kata Kapolres Pasuruan AKBP Rizal Martomo, tujuan memberikan pembinaan aparat pemerintah agar sesuai tujuan, sehingga pemerintahan aparatur desa bersih dan bekerja optimal. Dengan begitu, pembangunan dapat bermanfaat untuk seluruh masyarakat pedesaan.

Memasuki tahun politik, lanjut Kapolres, betapa pentingnya sinergritas. Polri selaku penangggung jawab keamanan negara bersama TNI, Kapolres mengajak untuk bersama-sama menjaga wilayah agar kondusif.

Sementara Kapolres Kota AKBP Agus Sudariyatno, menyampaikan terus bekerja sesuai laporan masyarakat mengingat wilayah kerjanya di kota tapi juga masuk wilayah hukum di wilayah hukum Kabupaten Pasuruan. Polisi Kota Pasuruan terus melakukan pengamanan daerah-daerah rawan dan menekan terus angka kejahatan, yakni curas maupun curanmor.

Sedang Dandim 0819 Letkol Arh.  Burhan F, mengatakan TNI siap memback up Polri dalam mengamankan wilayah sesuai dengan tugas pokok TNI mengabdi pada masyarakat.

Kodim 0819 dipercaya pemerintah propinsi untuk membantu RTLH di wilayah kab/kota sebanyak 754 rumah tidak layak huni. Intinya, dalam proses demokrasi siapapun yang terpilih dia (presiden terpilih) adalah panglima tertinggi TNI.  Yang terpenting, kata Dandim,  kondisi wilayah aman dan kondusif. Di setiap koramil sudah dipasang baliho netralitas TNI demi menjaga nertalitas anggota.

Lain halnya dengan, H Muh. Noor Kepala Kejaksaan Kabupaten Pasuruan.  Kajari memaparkan, dana desa seluruh Indonesia tahun 2018  Rp 60 trilyun. Tahun 2019 sebesar Rp 70 trilyiun. Sedang  di Kabupaten Pasuruan terdapat 341 desa. Masing-masing dapat besaran Rp 1,2 Milyar.

Prioritas dana desa seluruhnya diutamakan untuk masyarakat desa, Partisipasi warga sekitar untuk dimanfaatkan sebagai pekerja pada proses pembangunan di desa.

Bupati Pasuruan, HM. Irsyad Yusuf selaku moderator pada acara rakor tersebut memantapkan dari seluruh paparan Forkopimda. Untuk kepala desa dan camat tetap bekerja sesuai aturan-aturan yang berlaku.

Kepada lintas sektoral, aturan-aturan tetap dikedepankan agar  pembangunan desa tetap berlanjut untuk pemanfaatan masyarakat Kabupaten Pasuruan. Lanjut Bupati,  siapapun presidennya tetap mendukung visi misinya untuk tercapainya keutuhan NKRI.

Wartawan : lukman

Redaksi .      : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply