Wednesday, September 30, 2020
BeritaTerkini

Dimotori Muspika Beji, 17 Perusahaan Sanggupi Warga Bersihkan Sungai Wrati

166Views

siaranpublik. com, PASURUAN

Setelah kelompok masyarakat memasang spanduk “Surat Terbuka Untuk Presiden RI” di jalan raya Surabaya-Banyuwangi atau tepatnya di simpang tiga Cangkringmalang, Kecamatan Beji, akhirnya direspon. Respon datang Muspika Beji, Kabupaten Pasuruan.

Kamis (29/11/2018), bertempat di balai Kecamatan Beji, pihak Muspika Kecamatan Beji selaku mediator, mengundang 17 perusahaan yang ada di wilayah Beji.  Kepala Desa Kedungringin Vicky Arianto dan Henry Sulfianto selaku Koordinator Kedungringin Menggugat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Pengairan Kab.Pasuruan menggelar  rapat koordinasi mencari solusiuntuk mengatasi pembersihan badan Sungai Wrati yang dipenuhi  enceng gondok.

Henry Sulfianto mengatakan, warga Kedungringin tidak mencari kambing hitam atas permasalah suburnya enceng gondok dan pencemaran di Sungai Wrati. Warga hanya ingin badan sungai bersih dari enceng gondok. Tujuannya, aliran air sungai biar lancar.  “Air sungai lancar dan tidak banjir,” kata Hendrik,  sapaan akrabnya.

Warga sudah ke Pemkab dan Pemprop Jatim. Tapi responnya lambat. Jikakalau mengandalkan proyek APBD Pemprov Jatim dan APBN memakan waktu yang lama dan harus sesuai dengan regulasi yang ada.

Atas kepeduliannya perusahaan-perusahaan ini, warga sangat berterima kasih. Dengan anggaran CSR perusahaan sudah tidak lagi diruweti birokrasi lagi. Makib cepat, makin baik.

Sementara itu Kepala Desa Kedungringin, Vicky,  beberapa waktu lalu, warga pernah melakukan pembersihan enceng gondok. Dengan dana lebih dari Rp.35 juta, hasilnya tidak maksimal. Justru dapat protes dari warga Kedungboto. Maklum saja, enceng yang dipotong kecil-kecil lalu dihanyutkan, ternyata menyumbat DAM Sungai Wrati di Desa Kedungboto.

Camat Beji Agus meminta perwakilan perusahaan yang hadir untuk ikut bersama menjaga keberadaan lingkungan, khususnya Sungai Wrati yang saat ini dipenuhi enceng gondok.

Sedang Sueb Efendi, selaku juru bicara perwakilan 17 perusahaan, tampaknya menyetujui usulan yang disampaikan oleh Henry Sulfianto dan Vicky Arianto. “Pembersihan Sungai Wrati secara kontinyu perlu dibentuk  panitia guna melaksanakan usulan tersebut,” ujar Sueb dari PT Megah Buana. Saat itu juga kepanitiaan dibentuk.

Koordinator, Vicky Arianto sebagai pelaksana dan sebagai pengawasnya, yaitu Hendry Sulfiyanto,Koordinator Kedungringin Menggugat.

Wartawan : sasmita

Redaksi.       : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply