BeritaBirokrasiTerkini

Kontraktor Penggarap Proyek Dinas SDA Yang “Nyolong Start”, Kelimpungan

239Views

Siaranpublik.com, PASURUAN

Sejumlah rekanan atau kontraktor yang menggarap proyek plengsengan Dinas Sumber Daya Air dan Tata Ruang (SDA-TR) yang mendahului start SPK, kini kelimpungan. Para rekanan ini garapannya terancam tidak terbayar. Kekhawatiran rekanan ini menyusul pernyataan sejumlah konsultan pengawas yang menolak tanda tangan progresnya.

“Bagaimana nasib kami. Kalau tahu seperti ini tidak bakalan saya mau menggarap proyeknya sebelum SPK turun. Yang membuat kami bingung, konsultan pengawas akan tanda tangan sebatas hasil pekerjaan setelah SPK turun, ” ujar seoarang rekanan yang wanti-wanti namanya tidak ditulis

Kata sumber ini, rekan kontraktor tidak akan berani menggarap jika tidak ada intruksi dari orang dinas. Ketika ditanya siapa yang dimakaud orang dinas itu, dia enggan menyebutka atau membeber identitasnya.

Sesuai yang tertera di papan nama proyek, SPK turun tanggal 26/10/2018. Fakta lapangan, pekerjaan sudah selesai 80 persen

Posisi rekanan semakin tidak berkutik, karena para petugas tim TP4 D (kepolisian dan kejaksaan) sudah mulai turun lapangan untuk mengecek pekerjaan yang dianggapnya menimpang ini.

Para rekanan akan mengambil langkah hukum kepada pihak dinas jika hasil garapannya tidak dibayar penuh. Rekanan merasa tidak salah. Alasannya, dirinya berani menggarap karena didasarkan perintah. Meski pun perintah itu bersifat lisan.

Kaitan ini, Dujuk Setidjo Wibowo, PPK Dinas SDA-TR Pemkab Pasuruan, yang ditemui di kantornya beberapa waktu lalu mengatakan, kalau dirinya saat meeting dengan para kontraktor sudah wanti-wanti agar tidak mengerjakan proyeknya sebelum menerima SPK. (zaelani)

 

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply