BeritaBirokrasiTerkini

Rehab Alun-Alun Kota Pasuruan Hampir Rp 6 M, Kayak Apa?

3.4KViews

Siaranpublik.com, PASURUAN

Proyek tidak masuk akal. Hanya rehab (tidak bongkar total) Alun-alun Kota Pasuruan dianggarkan hampir Rp 6 Milyar. Uang rakyat sebesar itu hanya untuk bikin air mancur, lampu hias, 4 kamar mandi, dan tulisan Alun-Akun Pasuruan.

 

Tanaman untuk taman praktis tidak beli baru. Pasalnya, tanaman yang lama hingga sekarang masih utuh. Tidak ada yang diganti. Artinya, tidak ada belanja barang yang nilainya fantastis.

“Aneh, memugar saja menghabiskan uang Rp 6 Milyar. Uang itu bukan sedikit. Bikin  taman Alun-alun tidak perlu biaya besar. Alun-alun Bangil saja hanya menghabiskan biaya tidak sampai Rp 1 Milyar. Pantas kalau KPK turun ke Kota Pasuruan, ” ujar Hery S, warga Pasuruan yang sempat kaget melihat angka di papan proyek.

Dirinya siap menghitung seluruh biaya untuk rehab alun-alun. Sesuai dengan pekerjaannya sebagai konsultan pengawas proyek, Hery akan menghitungnya. Hasil hitungannya nanti akan dikirim ke penegak hukum. Termasuk kepada KPK. Hery menilai, pekerjaan proyek alun-alun ini sangat tidak masuk akal.

Hery merinci sebagian kebutuhan belanja barang. Untuk air mancur lengkap dengan peralatannya tidak menghabiskan biaya hingga milyaran. Kurang lebih Rp 500 juta saja sudah sangat bagus.

Lampu-lampu taman harga paling mahal tidak sampai ratusan juta. Lalu rumput. Permeter harga rumput hanya Rp 45 ribu. Kemudian, 4 kamar mandi di empat penjuru kisaran Rp 1,5 Milyar.  Satu kamar mandi Rp 300 juta sudah sangat bagus. Kamar mandi standart untuk diletakkan di taman-taman.

“Sepintas saya melihat ukuran besi untuk tugu tidak sesuai spek. Kayaknya ukuran 10,” jlentreh Hery.  Penggarapan ini titik nolnya dimana dan modelnya kayak apa.  Progres proyeknya jelas dipermainkan.

Rudi,  Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kota Pasuruan selaku Pengguna Anggaran mengatakan, gambaran biaya memang besar. Tapi semua sudah berjalan melalui prosedur. (zaelani)

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply