BeritaTerkini

Akibat Proyek Jalan, Ekonomi Jl Wironini Praktis Mati Total

182Views

Siaranpublik.com, PASURUAN

Dampak negatif dari pekerjaan proyek peningkatan jalan di Jl.  Airlangga, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, sangat dirasakan oleh masyarakat sekitar. Masyarakat yang memilki usaha warung nasi, warung kopi, toko kelontong, toko pertukangan dan bengkel, serta usaha lainnya, praktis mati total. Warga sangat merasakan sepinya pembeli.

Akibatnnya, omset penjualan turun drastis. Sebut saja Yuni, pemilik warung yang berada di sebelah barat Kantor Kelurahan Purworejo, belakangan hanya kedatangan 3 sampai 5 pelanggan. Padahal sebelum ada proyek, puluhan orang datang makan di warung ini. Omsetnya pun turun drastis. Dari rata-rata Rp 1000.000,- setiap harinya, sekarang tinggal hanya Rp 30.000,- perhari.

“Sebelum ada proyek omset saya sekitar satu juta rupiah setiap hari. Kini hanya dapat sekitar Rp 30.000,- setiap hari. Otomatis saya rugi, apalagi saya jual makanan matang. Jika tidak laku ya harus dibuang karena sudah rusak, ” keluh Yu Ni panggilan akrabnya.

Senada dengan Yuni, Lili pemilik toko alat pertukangan UD. Trijaya Putra Teknik, juga mengalami kerugian lumayan besar. Toko yang beromset jutaan rupiah setiap hari, kini total tidak ada pembeli sama sekali.

“Saya mengalami kerugian yang lumayan besar akibat proyek ini. Sekarang tidak ada satupun pembeli datang ke toko saya. Pelanggan saya banyak yang lari ke toko lain,” keluh Lili.

Masyarakat mengeluhkan penutupan jalan secara total. Dari timur ditutup total, dari arah barat di pertigaan, juga ditutup total. Sehingga sepanjang jalan tersebut mati tidak ada dinamika ekonomi.

Seorang warga sekitar, Syawali, menanyakan profesionalitas pelaksana PT. Multi Razuka Sakti (MRS). Masak garap proyek begini aja  sampai harus menutup jalan secara total. Roda dua saja tidak bisa lewat.

“Ini menunjukan pelaksana tidak profesional. Di jalan Hasannudin juga ada proyek serupa, tapi akses jalan masih tetap dibuka. Kenapa di jalan Hasannudin bisa, dan kenapa  disini tidak bisa ? Lebar jalannya pun sama,” tegas Syawali.

wartawan : mulyo p.

redaktur .  : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply