BeritaBirokrasiTerkini

1.410 Orang Siswa SMA/SMK Swasta Bakal Dapat BOS Dari Pemkot Pasuruan

98Views

Siaranpublik.com, PASURUAN

Sebanyak  1.410 siswa SMA dan SMK swasta se-Kota Pasuruan, dari keluarga tidak mampu akan mendapatkan bantuan dana pendidikan dari Pemerintah Kota Pasuruan.

Informasi ini muncul dari Jawaban Wali Kota Atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap Raperda Perubahan APBD Kota Pasuruan Tahun 2018, pada sidang Paripurna lll Kamis (27/09/2018).

Jumlah siswa yang mendapat bantuan tersebut, berdasarkan data dari hasil koordinasi kepala sekolah SMA dan SMK swasta dengan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur melalui Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten dan Kota Pasuruan.

Dan akan disinkronisasi dengan data mekanisme pemutakhiran mandiri  (MPM) milik Bappelitbangda Kota Pasuruan. Besar bantuan disesuaikan dengan aturan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur. Sebesar Rp 85.000,-/siswa untuk sekolah SMA. Lalu sebesar  Rp 125.000 hingga Rp 150.000/siswa untuk sekolah SMK.

Bantuan tersebut merupakan upaya Pemkot Pasuruan dalam memenuhi program sekolah gratis 12 tahun. Program ini sempat tersendat ketika pengelolaan sekolah SMA, SMK dan PKLK beralih ke dinas pendidikan propinsi.

Perjalanan menggratiskan sekolah ini memang penuh liku. Karena terbentur oleh aturan, pemerintah tidak bisa secara langsung memberi Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Tapi harus melalui propinsi.

Pada akhirnya propinsi menerima bantuan dari Pemkot Pasuruan hanya untuk BOS siswa Sekolah SMA dan SMK Negeri. Bagi siswa sekolah swasta, bantuan operasional sekolah diserahkan ke pemerintah daerah melalui mekanisme belanja sosial.

“Ada dua opsi model bantuan yang dibolehkan. Pertama, bantuan dana hibah. Dan kedua, belanja sosial. Dan model belanja sosial inilah yang dipakai Pemerintah Kota Pasuruan, ” terang Drh. Ismu Hardiyanto, legeslator dari Fraksi PKS.

Wartawan : mulyo p.

Redaktur .  : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply