BeritaTerkiniTNI POLRI

Tertipu Proyek Urukan, Rp 500 Juta Melayang

265Views

Siaranpublik. com,  PASURUAN

Pengungkapan kasus tindak pidana penipuan oleh Sat Reskrim Polres Pasuruan Kota, Sabtu (15/9/2018). Modusnya, kerja sama proyek pengurukan tanah untuk pabrik pengecoran tembaga dan timah.

“Pelakunya sudah kita tangkap.  Pelaku kita jerat pasal 378 KUHP.  Awal mula dari kerja sama pengurukan tanah untuk pabrik,” jelas Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto, SH, mendampingi Kasat Reskrim, AKP Slamet S.

Korbannya,  Suwandak (45) warga Desa Kedawung Wetan,  Kecamatan Grati,  Kabupaten Pasuruan. Pelaku yang kini ditahan, adalah Sumardi (54) penduduk Desa Bermi,  Kecamatan Kanigaran, Kota Pasuruan.

Kronologisnya, pada Selasa (23 Januari 2018) sekira pukul 17.00. awalnya Suwandak diajak kerjasama dalam proyek urukan tanah. Rencananya,  untuk pembangunan pabrik pengecoran tembaga dan timah. Lokasinya di Desa Lemah Kembar, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

Saat itu Suwandak  diminta uang Rp 500.000.000,- (Setengah Milyar)  untuk menjadi rekan kerja. Agar supaya Suwandak yakin,  Sumardi membuatkan surat perjanjian. Suwandak yang yakin,  akhirnya tertarik. Pada 26 Januari 2018, korban pun bertemu dengan pelaku.

Langkah selanjutnya, korban dengan mediator Eko Agustiyono ke Bank BRI Kecamatan Grati. Tujuannya, untuk mengirim uang Rp 200 juta. Yang Rp 300 juta lagi dikirim kepada Sumardi melalui Bank BCA Pasuruan. Korban kaget bukan kepalang, setelah dicek ke lokasi proyek, ternyata tidak ada pekerjaan apapun.

Merasa tertipu, korban pun melapor ke polisi. Atas laporan itu, perkaranya  diproses. Barang bukti yang disita,  1 lembar cek BNI no. CU704269 a/n. Sumardi. 1 lembar surat keterangan penolakan Bank BNI. 1 buku tabungan BCA a/n. Sumardi. (zaelani)

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply