BeritaBirokrasiTerkini

Penerimaan Anak Sekolah Berkebutuhan Harus Melalui Assessment

212Views

Siaranpublik.com, PASURUAN

Mekanisme penerimaan peserta didik baru bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) harus melalui Assessment. Disamping itu, sekolah juga wajib menyiapkan Guru Pendamping Khusus (GPK) bagi ABK.

Jika ini tidak dilakukan, maka pihak sekolah yang kalang kabut atau kerepotan. Contohnya yang terjadi masalah sekolah insklusi di SDN Petamanan, Kota Pasuruan beberapa waktu lalu. Demikian dikatakan Asrofil Mukminin, S.Pd, Kepala Sekolah SDN LB Kota Pasuruan.

“Assessment merupakan salah satu tahapan untuk ABK yang akan bersekolah ke sekolah reguler. Tim assessment sudah disiapkan oleh dinas. Yang bertugas menilai ABK, apakah layak bersekolah di sekolah reguler atau harus sekolah di Pendidikan Khusus Layanan Khusus (PKLK), ” jelas Asrofil.

Tim assessment terdiri dari praktisi pendidik luar biasa yang sudah berkompeten dibidangnya. Ada dokter anak dan phsikolog anak, yang ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan.

Untuk tenaga GPK, kata Asrofil, tidak perlu ada MOU antara dinas dengan PKLK. Karena guru- guru PKLK seperti guru di SDNLB Kota Pasuruan, otomatis terlibat sebagai guru pendamping Khusus (GPK). GPK tidak harus dari guru SDLB, tapi bisa dari guru sekolah reguler. Mereka akan dididik dan magang di SDNLB, karena SDNLB merupakan pusat informasi dan pelatihan terkait dengan pendidikan khusus ABK.

GPK diangkat oleh dinas dan jumlahnya disesuaikan dengan kebutuhan. “Rencananya dinas pendidikan kota dalam bulan ini (09/2018) akan mengadakan pelatihan dan magang bagi guru reguler di SDNLB. Ini merupakan yang kedua kali, ” terangnya.

Asrofil berpesan pada orang tua yang memiliki ABK agar menyekolahkan anaknya melalui assessment yang diadakan oleh dinas. “Keputusan tim assessment, apakah anak bisa sekolah di sekolahan reguler atau harus sekolah di PKLK, itu adalah keputusan terbaik untuk anak. Dan orang tua harus mendukungnya, ” pesan Asrofil.

Wartawan : mulyo p.

Redaktur .   : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply