BeritaBirokrasiTerkini

Disnak dan Ketahanan Pangan Tunjuk Desa Manaruwi, Bangil Ikuti Lomba KRPL Se -Jatim

735Views

Siaranpublik.com, PASURUAN

Dalam upaya untuk meningkatkan ketersediaan pangan di tingkat rumah tangga, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan, melalui Dinas Perternakan dan Ketahanan Pangan menunjuk Dusun Satak Jaya, Desa Manaruwi, salah satu desa penerima bantuan KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari)  mengikuti lomba KRPL se Jatim.

Dalam mengikuti lomba tersebut Desa Manaruwi harus mampu mengelola pekarangan dengan memanfaatkan lahan kosong agar menjadi lahan produktif.  Antara lain untuk budidaya tanaman sayuran dan hortikultura, ternak unggas dan ikan di kolam terpal.

Aspek penilaian lomba meliputi, aspek kesinambungan dalam pengelolaan kebun bibit dan pekarangan anggota, aspek peternakan dan aspek perikanan.

Desa Manaruwi merupakan salah satu desa yang siap mengikuti lomba KRPL. “Kami telah berusaha keras dan mempersiapkannya agar desa kami lebih siap mengikuti lomba KRPL mewakili Kabupaten Pasuruan, ” ujar Suseno Ali, Kades Manaruwi.

Lomba KRPL tersebut sangat disambut positif oleh warga desa. Pasalnya, dengan KRPL diharapkan warga desa mampu bekerjasama dan kreatif dalam membangun desanya.

“Dengan adaya KRPL akan membawa dampak baik dan mampu menggerakkan ekonomi desa,” pungkas Suseno.

Di tempat terpisah, Kasi Penganekaragaman dan Konsumsi Pangan Ririn Khuswati, SP. mengatakan, dengan KRPL diharapkan warga desa mampu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dari pekarangan sendiri dan juga mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Ia menambahkan dari 4 desa menerima bantuan KRPL APBD 1, Desa Manaruwi yang ditunjuk untuk mengikuti lomba. Alasannya,  karena desa tersebut mampu dan siap mengikuti lomba KRPL ini.

Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Drh Irianto, MM. mengatakan, program KRPL di beberapa desa di Kabupaten Pasuruan telah dilaksanakan. Harapannya, agar mayarakat  mampu meningkatkan ketersediaan pangan dan pendapatan keluarga.

“Kami berharap dengan adanya KRPL ini masyarakat mampu menerapkan pangan B2SA (beragam, bergizi, seimbang dan aman). Tidak hanya itu saja, harapan selanjutnya adalah meningkatkan ekonomi rumah tangga,” harap Kadis Irianto.

Wartawan : anto/sasmita

Redaktur.    : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply