BeritaBudayaPariwisataTerkiniWisata

Penghujung HUT RI, Desa Watestani dan Nguling Tampilkan Adat Bali dan Jawa

251Views

Siaranpublik.com, PASURUAN

Di penghujung Agustus 2018, Desa Nguling dan Watestani, menyuguhkan tontonan megah bagi masyarakat Kecamatan Nguling dan sekitarnya. Karnaval yang digelar oleh Kecamatan Nguling,  Desa Nguling dan Watestani menampilkan budaya Kerajaan Bali dan Kerajaan Jawa.

Keduanya sama-sama menjadi perhatian warga yang menonton di sepanjang jalan. Start dari lapangan Nguling. Finish di halaman Kantor Kecamatan Nguling. Karnaval ini diikuti oleh 30 peserta. Dari perwakilan desa sebanyak 15, lalu dari pelajar SMP dan SLTA, instansi dan lainnya peserta umum.

Pemberangkatan oleh Kapolsek AKP Marwan didampingi Sekcam, Wijoyo dan Danramil Nguling,  Kapten Sutiyono. Rute yang dilalui sekitaran kantor Kecamatan Nguling. Jarak tempuh kurang lebih 6 – 8 km.

“Kita bikin adat Bali. Ini menggambarkan persatuan dan kesatuan. Sebagai anak bangsa, punya kewajiban melestarikan budaya bangsa,” kata Kades, didampingi istrinya yang mengenakan pakaian adat Bali.

Sementara Kades Watestani,  Slamet Sutrisno,  mengatakan, di desanya sekarang ini hasil pertaniannya meningkat.  Padi,  jagung, tomat, lombok, terong dan beberapa jenis buah-buahan.

Peningkatan hasil pertanian ini membawa kemakmuran terhadap rakyatnya. Kepada pemerintah, hendaknya selalu membantu bagaimana pertanian terus maju dan biaya murah, sehingga dapat mengangkat ekonomi petani.

Wartawan : fauzi/hasan

Redaktur .  : zaelani

siaranpublik
the authorsiaranpublik

Leave a Reply