PolitikUncategories

Panwaslu Kota Beberkan Hasil Pengawasan Pilgub Jatim

129Views

Pasuruanpublik.com, PASURUAN

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Pasuruan, Minggu (29/7/2018), menggelar Rapat Koordinasi Dalam Rangka Evaluasi dan Penyampaian Hasil Pengawasan Pada Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018.

Dalam acaranya,  Panwas Kota Pasuruan mengundang KPU dan awak media. Hasil kerjanya dipaparkan. Mulai dari proses penyusunan sampai penetapan DPT, pendaftaran paslon, kampanye, hingga proses penghitungan suara.

Dari hasil pengawasannya, ada temuan, himbauan dan pengawasan tahapan penyusunan dan pemutahiran DPT hingga proses penghitungan.

Temuan Panwas terhadap beberapa pelanggaran pemilu, diselesaikan secara persuasif. Tidak ada penyelesaian melalui proses hukum. Karena sifatnya hanya pelanggaran ringan. Misal, temuan panwas terhadap seorang PNS yang hadir di kampamye salah satu paslon menggunakan fasilitas negara, yang tidak dalam masa cuti. Panwas langsung meminta pada yang bersangkutan untuk meninggalkan lokasi kampanye.

Begitu juga terhadap seorang PNS yang beratribut lengkap, membonceng seseorang yang memakai kaos bergambar paslon tertentu, menuju lokasi kampanye. Panwas langsung memghentikan orang yang bersangkutan dan meminta menurunkan orang yang diboncengnya dan diminta keluar dari lokasi kampanye.

Panwas Kota Pasuruan, selalu melakukan himbauan. Baik pada tim sukses paslon maupun masyarakat, terkait dengan pelanggaran pidana pemilu, Melalui madia masa atau rapat-rapat koordinasi.

Tindakan prefentif atau pencegahan terhadap pelanggaran money poltik di pilgub kemarin, Panwas melakukan pengawasan dengan mendatangi titik kumpul tim sukses paslon. Dan panwas tidak menemukan pelanggaran money poltik dipilgub kemarin

Dalam penyusunan dan penetapan DPT oleh KPU, panwas selalu mengawasinya. Dan juga pengawasan terhadap logistik pemilu. Seperti pemusnahan surat suara lebih, dengan cara dibakar.

M. Anas, salah satu Komisioner Panwaslu Kota Pasurun mengatakan, Pilgub Jawa Timur sudah terselenggara dengan baik. Dan tidak ada kasus- kasus pelanggaran pemilu yang menonjol. “Pilgub Jatim kemarin menjadi referensi kita untuk pileg tahun 2019. Evaluasi terhadap pengawasan penyelenggaran pilgub kemarin perlu kita lakukan untuk menjadi acuan pileg 2019 nanti, ” kata Anas.

Lanjut Anas, di pileg 2019 akan datang, Panwas Kota Pasuruan akan fokus pada 4 hal. Pertama, pengawaaan terhadap netralitas TNI. Kedua, pengawasan terhadap PNS. Ketiga, pengawasan terhadap penyusunan Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTT). Keempat, pengawasan terhadap pemilih yang pindah TPS.

Ketua Panwas Kota Pasuruan, Nico Trisno Prahoro, SIP menjelaskan, acara ini merupakan upaya Panwas dalam transparasi dan akutabilitas, walau sifatnya masih ad hoc, Panwas berusaha terbuka bagi masyarakat, peserta pemilu, media dan stake holder pemilu lainnya,

Wartawan : mulyo p.

Redaktur .   : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply