Terkini

Tonton Film 22 Menit, Forkopimda Dapat Pelajaran Dari Kejadian Teroris Di Thamrin

105Views

Siaranpublik.com, PASURUAN

Film karya Eugene Panji dan Myrna Paramita dengan judul 22 MENIT, tayang perdana dibioskop New star cineplex di kompleks pertokoan BCA Kota Pasuruan,  Kamis (19/7/ 2018).

Tayangan  film ini ditonton gratis oleh jajaran Fokopimda Kota/Kabupaten Pasuruan serta awak media. Maklum,
film ini merupakan program Humas Polri. Tujuannya, memberi pencerahan terhadap masyarakat terkait dengan teror di Indonesia.

Film berdurasi sekitar 1,5 jam. Isi ceritanya, kejadian nyata bom Tamrin Jakarta. Dalam filmnya menunjukan bagaimana reaksi polisi ketika bom meledak. Lalu upaya polisi dalam melumpuhkan teroris dalam waktu 22 menit. Yang digambarkan dalam tayangan tersebut,  bagaimana  kekompakan unit-unit yang ada di kepolisian. Kemudian kerja sama mengembalikan situasi yang kondusif. Profesionalitas polisi terlihat jelas di film ini.

Lokasi shoting sebagian mengambil tempat asli kejadian bom. Yaitu,  persimpangan jalan Thamrin Jakarta. Semua adegan nampak alami, tidak ada yang di dramatisir.  Mirip dengan situasi dan kondisi kejadian waktu itu. Intinya, film ini memang layak ditonton.

Beberapa pejabat daerah yang nonton, semuannya menilai bagus.  Kompak menilai, bahwa film ini faktor edukasinya sangat kuat. Pesan moral yang diangkat film ini, sangat bagus. Masyarakat tidak boleh takut dengan teroris. Masyarakat harus tenang menghadapinya.  Jangan cepat panik. Seperti komentar Sekda Kabupaten Pasuruan, Agus Setiadji, usai nonton.

“Film ini sangat bagus. Ada pesan moral di dalamnya.  Masyarakat harus tenang menghadapi kondisi apapun. Dan juga ada pesan taat hukum. Terutama bagi pengguna jalan. Terima kasih Kepolisian RI dan jajarannya karena bisa memberi pencerahan pada masyarakat Indomesia mengenai peran Polri. Kami tidak takut dengan terorisme. Mememerangi terorisme, tidak hanya tanggung jawab Polri. Tapi tanggung jawab kita bersama, ” pesan Agus Setiadji.

Sementara komentar Letkol Muliadi, Dandim 0819 Pasuruan, kegiatan teroris  tidak ada gunanya. Oleh karena itu, masyarakat harus peduli dengan lingkungannya dan bersama aparat memerangi teroris. Semoga Polri semakin profesional. “Kita tidak takut teroris, ” tegasnya.

Robert mewakili awak media, menilai film ini sangat bagus dan mendidik, agar masyarakat tahu bagaimana peran polisi dalam memerangi teroris. “Dan kita tidak boleh takut teroris, ” kata nya.

Wartawan : mulyo p.

Redaktur .  : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply