Birokrasi

BPJS Layani Klaim RS Purut Tepat Waktu, Justru PBID Sering Telat Setor Ke BPJS

142Views

Siaranpublik.com, Pasuruan

Keterlambatan pembayaran BPJS terhadap klaim RSUD dr. R Soedarsono Kota Pasuruan, karena banyak faktor. Diantaranya adalah verifikasi yang dilakukan manajemen BPJS atas klaim tersebut. Setiap klaim ada periode verifikasi selama 15 hari.

“Sebetulnya ini bukan keterlambatan. Setiap klaim memang harus melalui periode verifikasi. Jika kemudian ditemukan item klaim yang belum jelas, maka item tersebut dikembalikan ke pihak rumah sakit dan dipending dulu, kemudian dibayar di bulan berikutnya. Dan ini bukan termasuk hutang, “jlentreh Agung Kurnia, Humas BPJS Cabang Pasuruan.

Misalnya, lanjut Agung kepada media ini,  klaim bulan April akan dibayar di bulan Mei. Setelah melalui periode verifikasi selama 15 hari. Apabila kemudian ditemukan item yang belum jelas, maka item ini akan dikembalikan ke rumah sakit. Dan ini masuk dalam pembayaran bulan Juni. Menurut Agung, ini sesuatu yang lazim terjadi.

“Kami berusaha tepat waktu dalam pembayaran klaim. Kalau terlambat, BPJS bisa kena denda sebesar 1% dari nilai klaim, ” jelas Agung.

Lanjut Agung, verifikasi dilakukan di kantor BPJS, bukan disentra pelayanan BPJS yang ada di rumah sakit. Karena sentra tersebut hanya berfungsi sebagai pengesahan dan menangani pengaduan pasien.

Faktor lain yang menyebabkan pembayaran BPJS atas klaim rumah sakit tersendat, adalah pembayaran dari Penerima Bantuan Iuran Derah (PBID) yang ditanggung oleh Pemkot Pasuruan seringkali terlambat. Bahkan keterlambatannya hingga 5 bulan. Nilai tagihannya ratusan juta rupiah setiap bulannya.

“Kami sudah berupaya tepat waktu dalam pembayaran klaim, namun disisi lain penerimaan kami dari iuran bulanan peserta juga seringkali terlambat. Khususnya program PBID yang ditanggung pemerintah kota. Terlambatnya bisa 5 bulan. Dan nilai tagihannya ratusan juta setiap bulan, ” ungkap Agung.

Wartawan : mulyo p.

Redaktur.   : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply