Birokrasi

Gedung PMI Gagal Dibangun Tahun Ini Karena Tidak Ada Lahan

107Views

Siaranpublik.com – Pasuruan,

Gedung Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kota Pasuruan, gagal dibangun tahun ini. Gagalnya pembangunan UTD, karena Pemkot belum menemukan tempat yang sesuai dengan aturan, bahwa UTD harus dekat dengan rumah sakit dan di pinggir jalan besar.

Sebelumnya Pemkot berencana memakai gedung yang sekarang ditempati Dinas Sosial Kota Pasuruan yang berada di pojok pertigaan Jln dr. Wahiddin SH – Jalan Sultan Agung. Namun batal.

“Rencananya UTD akan ditempatkan di gedung Dinas Sosial Kota Pasuruan. Dan Dinas Sosial akan dipindah. Dipindah kemana kami juga kurang tahu. Tapi katanya dipindah ke eks Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, di Jln dr Wahidin SH, Kelurahan Tamanan Kota Pasuruan. Namun hingga kini belum ada kejelasannya, ” terang Ketua PMI Kota Pasuruan, Drs. Djoni Agung R.

Terang Djoni, usulan relokasi UTD, karena bangunan tersebut akan digunakan untuk bank darah oleh pihak RSUD dr R Soedarsono.

“Gedung UTD memang milik rumah sakit. Rencananya mau digunakan untuk bank darah. Oleh karena itu UTD harus pindah,” terangnya.

Relokasi UTD, sebenarnya sudah disampaikan dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) Kota Pasuruan, pada tahun 2017. Dan PMI mengusulkan sebuah lahan yang berada di seberang jalan sisi selatan rumah sakit. Namun informasinya, lahan itu akan digunakan jalan tembus ke taman manula di Kelurahan Regunan.

“Kami usulkan lahan yang berada diseberang jalan sisi selatan rumah sakit. Dan kami juga usulkan dana sebesar Rp 5 milyar  untuk pembangunannya. Namun, usulan kami masih belum dapat dipenuhi oleh Pemkot Pasuruan,” terang Djoni.

Wartawan : mulyo

Redaktur   : zaelani

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply