BeritaHukumTerkini

LSM Penjara dan MPN Ke KPK, Minta Pelaksana Proyek Tol Diusut

Majelis Pers Nasional, MPN, LSM Penjara Indonesia, LSM Penjara, Kab.Pasuruan, Pasuruan, Korupsi, Hukum, Penegakan Hukum, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Jalan Tol, Pengusaha Tambang, Pengusaha Tambang ilegal, Ijin, Proyek tol

564Views

Siaranpublik.com

Tambang liar sudah jadi momok bagi masyarakat Kabupaten Pasuruan. Salah satu penyebab maraknya tambang, ada beberapa faktor. Satu diantaranya, adalah pelaksana proyek  jalan tol.

Praktek yang dilakukan oleh pengusaha tambang yang berijin dengan menggunakan material dari tambang illegal.  Kontrak kerja dilakukan hanya sebagai syarat saja.

“Pelaksana proyek tol merupakan penyebab utama bermunculannya tambang liar. Mengapa?  Karena, pelaksana proyek mewadahi kiriman-kiriman material tanah uruk dan sirtu ilegal,” tegas Rudi Hartono, Ketum LSM Penjara Indonesia.

Oleh karenanya, sahut H. Umar Wirohadi, SH, MM, Ketum MPN, mendorong aparat hukum  untuk melakukan penindakan terhadap proyek jalan tol terkait dugaan tipidkor atas kerugian negara dalam penggunaan material tambang.

Pelaksana proyek  jalan tol harus diusut. Tujuannya agar benang merahnya terungkap.  Apa yang menjadi ruwetnya tambang liar biar terungkap. “Terpenting adalah menyelamatkan uang negara dan pajak dari korupsi, ” tegas Rudi dan Umar.

Kata keduanya, penggunaan atau pembelanjaan uang negara pada proyek tol Pasuruan – Probolinggo (Paspro) maupun Pasuruan – Malang, sangat patut kalau diusut KPK

Senin (30/4/2018) tadi, Rudi Hartono dan H. Umar mendatangi KPK. Di kantor KPK, mereka meminta agar proyek tol diusut. Pasalnya, pada proyek tersebut ada indikasi kuat penyelewengan administrasi hingga menyebabkan kerugian negara.(zaelani)

Siaran Publik
the authorSiaran Publik

Leave a Reply