Birokrasi

Proyek Pembangunan PPI dan TPI Kota Masih Selegenje

472Views

Siaranpublik.com, Pasuruan.

Proyek pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kota Pasuruan senilai Rp 250 milyar akan digarap selama dua tahun. Demikian kata Walikota Pasuruan, Drs Setiyono M,Si, usai sidang Paripurna pertama ditahun anggaran 2018, Selasa (17/04/2018).

“Aset sudah kami serahkan ke Propinsi. Dan proyek akan dikerjakan selama 2 tahun. Mulai tahun anggaran 2018 hingga 2019, ” kata Walikota.

Lanjut Setiyono, untuk MOU dan model pengelolaan, dibicarakan nanti setelah proyek selesai.

Sementara itu, Pansus ( Panitia Khusus ) TPI DPRD Kota Pasuruan, memperpanjang masa kerjanya. Alasannya, pansus masih belum mendapatkan jawaban yang memuaskan dari eksekutif terkait dengan MOU, model pengelolaan, lama pengerjaan, maupun besaran nilai tawar pemerintah Kota Pasuruan.

Pada hearing yang dilangsungkan hari Senin (16/04) kemarin, Pansus mendapatkan keterangan dari Plt Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Pasuruan, Edi Yana yang sifatnya masih mentah.

Artinya tidak bisa menunjukan bukti tertulis MOU (nota kesepehaman) antara Pemkot dengan Pemprop Jatim.

Dikonfirmasi oleh wartawan media ini, soal pernyataan Walikota, bahwa aset sudah diserahkan ke Pemprop dan pembangunan PPI – TPI akan dikerjakan selama dua tahun. Anggota Pansus mengaku tidak tahu. Dedi Cahyo Purnomo, salah satu anggota Pansus PPI – TPI, mengaku belum tahu informasi ini. Begitu juga dengan Marzul Afiyanto, anggota Pansus lainnya. Mereka mengaku baru dengar informasi ini dari wartawan media ini.

“Saya malah baru mendengar informasi ini dari anda. Yang saya dengar kemarin saat hearing dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Pasuruan, proyek akan dikerjakan bertahap setiap tahun hingga tahun 2022,” kata Afi. Dan tahun ini, oleh Propinsi sudah disiapkan dana 20 milyar rupiah.
Wartawan : mulyo
Redaksi. : zaelani

siaranpublik
the authorsiaranpublik

Leave a Reply